Pernah baca seorang ibu membagikan permen serta alat tutup telinga saat di pesawat? Juga disertai tulisan "ini penerbangan pertamaku, ibuku berusaha membuat perjalanan ini nyaman untukku dan kalian, tapi jika nanti aku menangis tolong maklumi dan selamat menikmati permen dariku"

Ya, membawa anak infant (bayi) dan toddler pertama kali terbang memang sangat menegangkan bagi seorang ibu. 

Takut anak merasa tidak nyaman, merengek hingga menangis kencang dan berakhir menganggu penumpang lain.

Hal hal seperti itu tentu dihindari oleh orangtua. Karena pasti tidak akan tenang jika keberadaan kita dianggap menganggu bagi orang lain.

Maka demi kenyamanan bersama banyak persiapan yang harus dilakukan ibu agar nyaman bepergian dengan bayi.

Aku sendiri pertama kali membawa anak kecil terbang saat dulu masih kuliah dan membawa keponakanku yang berumur 2 tahun. Sendiri ya gaes tanpa emaknya, gatau dulu kenapa nekat dari jakarta-medan😆

Lalu agustus 2022 lalu, membawa anak sendiri di usianya yang ke-17 bulan. Saat dimana ia lagi lasak-lasaknya dan pengen tahu segala hal. Karena sudah pernah membawa keponakanku dan sering dapat tips dari kakakku, aku tidak terlalu tegang, berbeda dengan suami.

Berhasil menerapkan nya, maka di artikel ini aku ingin berbagi tips anti 

Berikut beberapa tips yang kulakukan agar anak anteng dalam penerbangan. Hal-hal ini sudah dilakukan terlebih dahulu oleh kakakku, ketika aku praktekkan Alhamdulillah masih berlaku untuk anakku.


1. Buat anak mengantuk sebelum terbang

Maksudnya gimana ya? Apa dikasih obat tidur? Tidak dong moms, jangan biarkan ia tidur dalam perjalanan menuju bandara dan selama di bandara menunggu jadwal penerbangan

Lakukan apapun yang bisa membuat nya tetap terjaga. Bermain, bernyanyi, melihat ke luar kendaraan atau apapun. Disini karena aku belum mengenalkan anakku gadget untuk nonton, maka nonton youtube di ponsel tidak aku tuliskan.

2. Kenyangi perutnya

Sebagai orangtua kita tentu tau bahwa laper adalah salah satu penyebab anak rewel. Maka, sebaiknya ketika hendak bepergian anak sudah makan di rumah. Jika sebelum berangkat ke bandara sudah makan pagi/siang, maka sebaiknya bawa cemilan yang disukai anak selama di bandara. Kalau aku pribadi, keenan suka banget sama anggur, susu uht dan cemilan lain yang dia suka.

3. Buat anak lelah

Sampai di bandara, selama  menunggu jadwal keberangkatan biarkan ia bermain. Lari-lari, jalan kemana saja, sampai ia merasa lelah. 

4. Request duduk sebelah jendela saat Chekin

Namanya anak-anak pasti suka penasaran dengan benda sekitarnya. Jadi sembari menunggu pesawat lepas landas kita bisa ajak anak lihat pesawat lain melalui jendela.

5. Bawa mainan atau buku favorit anak.

Aku sendiri membawa buku tentang transportasi yang isinya salah satu pesawat. Maka, selagi belum terbang, dapat menunjukkan langsung benda yang ada di bukunya.

6. Ajak Menyusui Sesaat hendak Lepas Landas

Saat terasa pesawat sudah berjalan hendak lepas landas, ajak anak untuk nen atau minum susu. 

InsyaAllah setelah capek dan perut kenyang ia akan merasa ngantuk. Saat nen anak juga merasa nyaman dalam dekapan kita. Telinga nya bisa kita tutup atau dekap sehingga aku pribadi tidak membutuhkan airphone khusus anak dalam penerbangan.

7.  SOUNDING jauh-jauh Hari

Tanpa kita sadari bayi itu sebenarnya pintar dan bisa memahami apa yang kita ucapkan walau ia belum bisa membalas omongan tersebut.

Maka jauh-jauh hari kita selalu katakan

"Nak, nanti kita mau pergi liburan ke kota X"

"Kita perginya naik pesawat, baik budi ya, gak nangis, gak rewel"

"Kita nanti liat pesawat seperti yang ada di buku kamu" 

Dan lain sebagainya.

Intinya kita perlu menyebutkan apa yang akan kita lakukan nanti. Karena makhluk mungil yang baru mengenal dunia itu butuh tahu apa-apa yang akan dilakukan di luar kebiasaannya sehari-hari.

Kita saja orang dewasa terkadang merasa bingung mengerjakan hal yang baru pertama kita lakukan.


Lalu apa yang terjadi dalam penerbangan kemarin?



Berdasarkan yang aku tulis, Alhamdulillah karena semua tips diatas aku lakukan, ga pake lama, ketika pesawat mulai berjalan dan aku katakan "nak, nenen yuk" Anakku langsung mau padahal sebelumnya ia sangat menikmati dan merasa excited melihat pesawat.

Nggak berapa lama setelah nen, mata langsung pejam. Dan benar-benar gak ada kebangun saat take-off, saat pramugari mulai mengantarkan makanan hingga sesaat hendak mendarat. Dua jam di udara dilalui dengan aman.

Seperti tahu ia bakal melihat pesawat lagi, sesaat hendak landing, ia bangun dan langsung senang ketika kembali melihat pesawat yang terparkir di sebelah setelah kami landing.

Alhamdulillah 'ala kuli hal.



Jadi itu dia tips dariku. Semoga bisa bermanfaat buat buibu yang pertama kali naik pesawat dengan membawa bayi. Ohya ini berlaku untuk bayi yang lebih muda ya, terutama agar tidak tidur menidurkannya sebelum terbang. 

Kalau ada moms punya tips lain, yuk sharing di kolom komentar.